Kamis, 09 Mei 2013

LAYANAN INFORMASI

1 .Pengertian Layanan Informasi
Layanan informasi yaitu : layanan Bimbingan dan Konseling yang memungkinkan peserta didik (klien) menerima dan memahami berbagai informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi jabatan) yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan untuk kepentingan peserta didik (klien). Klien tidak hanya peserta didik tetapi bisa juga orang tua atau wali.
2. Keuntungan Layanan Informasi
Layanan Orientasi dan Informasi merupakan perwujudan dari fungsi pemahaman pelayanan bimbingan dan konseling. Lebih jauh layanan orientasi dan informasi akan dapat menunjang pelaksanaan fungsi-fungsi bimbingan dan konseling lainnya dalam kaitan antara bahan-bahan orientasi dan informasi itu dengan permasalahan individu. Ada tiga alasan utama “Mengapa pemberian informasi perlu diselenggarakan?”.
Pertama, membekali individu dengan berbagai pengetahuan tentang lingkungan yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi berkenaan dengan lingkungan sekitar,pendidikan,jabatan maupun sosial-budaya. Dalam hal ini layanan informasi berusaha merangasnag individu untuk dapat secara kritis mempelajari berbagai informasi berkaitan dengan hajat hidup dan perkembangannya.
Kedua, memungkinkan individu dapat menentukan arah hidupnya,kemana dia ingin pergi. Syrat dasar untuk dapat menentukan arah hidup adalah apabila ia mengetahui apa(informasi yang harus dilakukan serta bagaimana bertindak secara kreatif dan dinamis berdasarkan atas informasi-informasi yang ada.
Ketiga,setiap idividu adalah unik.keunikan itu akan membawakan pola-pola pengambilan keputusan dan bertindak yang berbeda-beda disesuaikan dengan aspae-aspek kepribadian masing-masing individu. Dengan demikian akan terciptalah dinamika perkembangan individu dan masyarakat berdasarkan potensi positif yang ada pada diri individu dan masyarakat.
   Dengan ketiga alasan itu layanan informasi itu merupakan kebutuhan yang amat tinggi tingkatannya. Lebih-lebih apabila diingat bahwa “masa depan adalah abad informasi”,maka barang siapa tidak memperoleh informasi,maka ia akan tertinggal dan akan kehilangan masa depan.
            Pelayanan informasi yaitu pemberian informasi tentang berbagai hal yang dipandang bermanfaat bagi peserta didik,melalui komunikasi langsung maupun tidak langsung (melalui media cetak maupun elektronik,seperti : buku,brosur,laeflet,majah dan internet.

3.    Jenis-jenis informasi
a.    Infomasi Pendidikan
Dalam bidang pendidikan banyak individu yang berstatus siswa atau calon siswa yang dihadapkan pada kemungkinan timbulnya masalah atau kesulitan. Diantara masalah atau kesulitan tersebut berhubungan dengan a). Pemilihan progam study,b). Pemilihan sekolah,Fakultas dan Jurusan,c). Penyesuaian diri dengan progam study,d). Penyesuaian diri terhadap suasana belajar,e). Putus sekolah. Mereka membutuhkan adanya keterangan atau informasi untuk dapat membuat pilihan dan keputusan secara bijaksana.
b.    Informasi Jabatan
Untuk memungkinkan mreka dapat dengan mudah dan aman melalui saat-saat transisi ini,mereka membutuhkan banyak pengetahuan dan penghayatan tentang pekerjaan atau jabatan yang akan dimasukinya itu. Pengetahuan dan penghayatan ini diperoleh melalui penyajian informasi jabatan.
c.    Informasi Sosial-Budaya
Untuk memungkinkan setiap warga negara Indonesia dapat hidup seperti yang dimaksud diatas,sejak dini mereka perlu dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman isi informasi tentang keadaan sosial-budaya berbagai daerah. Hal ini dapat dilakukan melalui penyajian informasi sosial-budaya yang meliputi:
1)      Macam-macam suku bangsa.
2)      Adat istiadat dan kebiasan-kebiasaan.
3)      Agama dan kepercayaan-kepercayaan.
4)      Bahasa.
5)      Potensi-potensi daerah.
6)      Kekhususan masyarakat atau daerah tertentu.

4.    Metode Layanan Informasi di Sekolah
a.    Ceramah
Ceramah merupakan metode pemberian informasi yang paling sederhana,mudah dan murah dalam arti bahwa metode ini dapat dilakukan hampir oleh setiap petugas bimbingan di sekolah. Disamping itu teknik ini juga tidak memerlukan prosedur dan biaya yang banyak. Penyajian informasi dapat dilakukan oleh kepala sekolah,konselor,guru-guru dan staff sekolah lainnya. Atau dapat dengan mendatangkan narasumber.
b.    Diskusi
Penyampaian informasi kepada siswa dapat dilakukan melalui diskusi. Diskusi semacam ini dapat diorganisasikan baik oleh siswa sendiri maupun oleh konselor atau guru.
c.    Karyawisata
Karayawisata merupakan salah satu bentuk kegiatan belajar mengajar yang dikenal secara meluas,baik oleh masyarakat,sekolah maupun masyarakat umum.
d.   Buku Panduan
Buku-buku panduan (seperti buku panduan sekolah atau perguruan tinggi,buku panduan kerja bagi para karyawan) dapat membantu siswa dalam mendapatkan banyak informasi yang berguna.
e.    Konferensi Karir
Dalam konferensi karir para narasumber dari kelompok-kelompok usaha,jawatan,atau dinas lembaga pendidikan,dan lain-lain yang diundang mengadakan penyajian tentang berbagai aspek program pendidikan dan latihan/pekerjaan yang diikuti oleh para siswa.

5.    Layanan Informasi di Luar Sekolah
Sebagaimana layanan orientasi,layanan informasi juga banyak diperlukan oleh warga masyarakat di luar sekolah. Cara-cara penyajian informasi kepada warga masyarakat,sebagaimana cara-cara penyajian orientasi,juga amat tergantung pada jenis informasi yang diperlukan dan siapa yang memerlukannya. Perananan berbagai lembaga dimasyarakat baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta atas prakarsa masyarakat sendiri,termasuk di dalamnya LBH,Puskesmas,biro perjalanan,kursus-kursus,pusat-pusat pengembangan keterampilan dan pemberian jasa perlu ditonjolkan.

6.    Tujuan dan Fungsi layanan Informasi
Layanan informasi bertujuan untuk membekali individu dengan berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan, dan mengembagkan pola kehodupan sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat. Pemahaman yang diperoleh melalui layanan informasi, digunakan sebagai bahan acuan dalam meningkatkan kegiatan dan prestasi belajar, mengembangkan cita-cita, menyelenggarakan kehidupan sehari-hari dalam mengambil sebuah keputusan.

7.    Materi umum Layana informasi
Materi yang dapat yang diangkat melalui layanan informasi ada berbagiai macam, yaitu meliputi :
1.    Informasi pengembangan pribadi
Meliputi kegiatan pemberian informasi tentang:
a)    Tugas-tugas perkembangan masa remaja akhir tentang kemampuan dan perkembangan pribadi
b) Perlunya pengembangan kebiasaan dan sikap dalam keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME
c) Usaha yang dapat dilakukan dalam mengenal bakat, bakat, minat serta bentuk-bentuk penyaluran dan pengembangannya
d)  Perlunya hidup sehat dan upaya pelaksanaan
e) Usaha yang dapat dilakukan melalui Bimbingan dan Konseling dalam membantu peserta didik dalam menghadapi masa peralihan dari masa remaja awal kemasa remaja yang penuh tantangan.

2. Informasi kurikulum dan proses belajar mengajar
Meliputi kegiatan pemberian informasi tentang:
a)    Tugas-tugas perkembangan masa remaja berkenaan dengan pengembangan diri, ketrampilan, ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian.
b) Perlunya pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, aktif terprogram, baik belajar sendiri maupun kelompok.
c) Cara belajar diperpustakaan, meringkas buku, membuat catatan dan mengulangi pelajaran
d) Kemungkinan timbulnya permasalahan belajar dan cara mengatasinya
e) Pengajaran perbaikan dan pengayan
f) Pelaksanaan pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam upaya meningkatkan kegiatan dan hasil belajar peserta didik
g) Kursus dan sekolah yang mungkin dimasuki setelah tamat
h) Tata tertib sekolah, cara bertingkah laku, tata karma dan bersopan santun Sistem penjurusan, kenaikan kelas, syarat-syarat mengikuti UN/UAN/US
i) Fasilitas belajar/sumber belajar
j) Cara mempersiapkan diri dan belajar di sekolah
3. Informasi jabatan
Meliputi kegiatan pemberian informasi tentang:
a) Tugas perkembangan masa remaja tentang kemampuan dan perkembangan karir
b)  Perkembangan karir dimasyarakat
c) Sekolah menengah, kursus-kursus, beserta program pilihannya, baik baik umum maupun kejuruan dalam rangka rangka pengembangan karir
d) Jenis tuntunan dan syarat-syarat jabatan yang dapat dimasuki tamatan SLTP/SLTA, seperti kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan yang harus dimiliki.
e) Kemungkinan permasalahan yang muncul dalam pilihan pekerjaan atau karir dan tuntutan pendidikan yang lebih tinggi akibatnya.
f)  Pelaksanaan pelayanan bimbingan karir bagi para peserta didik.
g) Syarat-syaratnya memasuki suatu jabatan, kondisi jabatan/karier serta prospeknya.
h)  Langkah-langkah yang perlu ditempuh guna menetapkan jabtan/karier.
i) Memasuki perguruan tinggi yang sejalan dengan cita-cita karier.
4. Informasi kehidupan keluarga, sosial kemasyarakatan, keberagaman, sosial budaya, dan lingkungan
Meliputi kegiatan pemberian informasi tentang:
a) Tugas perkembangan masa remaja tentang kemampuan berhubungan sosial
b) Cara bertingkahlaku, tata krama, sopan santun, dan disiplin
c) Tata krama pergaulan dengan teman sebaya, baik di sekolah sendiri maupun di sekolah lain, peserta didik dengan dewan guru dan karyawan dalam rangka kehidupan yang harmonis di lingkungan sekolah
d) Suasana dan tata krama kehidupan dalam keluarga
e) Nilai-nilai sosial, agama, adat istiadat, kebiasaan dan tata krama yang berlaku dilingkungan masyarakat
f) Hak dan Kewajiban warga negara
g) Kesamaan dan keterlibatan masyarakat
h) Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masyarakat sekitar
i) Permasalahan hubungan sosial dan keterlibatan masyarakat beserta akibatnya
j) Pengenalan dan manfaat lingkungan yang lebih luas (lingkungan fisik, sosial dan budaya)
k) Melaksanakan pelayanan sosial
5. Informasi Pendidikan tinggi
• Penyelenggaraan Layana informasi
Layanan informasi dapat diselenggarakan melalui ceramah, tanya jawab, dan diskusi yang dilengkapi dengan peragaan, selebaran, tayangan foto, film atau vidio, kunjungan ke perusahaan-perusahaan. Berbagai nara sumber, baik dari sekolah sendiri, atau dari sekolah lain, dari lembaga-lembaga pemerintah, maupun dari berbagai kalangan di masyarakat dapat diundang guna memberikan informasi kepada peserta didik. Namun perlu diingat bahwa semua kegiatan hendaknya direncenakan direncanakan secara matang.
Layanan informasi dapat dilaksanakan secara individual, klasikan dan ataupun diselenggarakan secara umum. Dapat juga diberikan secara lisan ataupun seperti jurnal, majalah, dan leaflet.
• Instrumen Evaluasi layanan Informasi
Dalam mengevaluasi pelaksanaan layanan Informasi kami menggunakan teknik wawancara. Wawancara adalah suatu proses memperoleh informasi dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung antara peneliti dengan responden/pihak terkait. Teknik ini digunakan untuk mencari informasi tentang sejauh mana layanan informasi telah dilaksanakan pada suatu sekolah dengan cara wawancara langsung dengan konselor sekolah disekolah tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
·  Djoko,Budi Santoso.2009.Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling.Malang: Tanpa Penerbit.
·  Priyatno & Anti Erman.1994.Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling.Jakarta:Rineka Cipta.
·  Prayitno, 1999. Panduan Kegiatan pengawasan Bimbingan dan Konseling di sekolah.Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

0 komentar:

Poskan Komentar